{"id":477,"date":"2025-06-16T12:44:47","date_gmt":"2025-06-16T12:44:47","guid":{"rendered":"https:\/\/sdnpulogadung03.sch.id\/?post_type=editorial&#038;p=477"},"modified":"2026-06-03T07:17:59","modified_gmt":"2026-06-03T07:17:59","slug":"tugas-pokok-kepala-sekolah","status":"publish","type":"editorial","link":"https:\/\/sdnpulogadung03.sch.id\/?editorial=tugas-pokok-kepala-sekolah","title":{"rendered":"Tugas Pokok Kepala Sekolah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang kepala sekolah tidak serta-merta hanya menjadi pemimpin saja. Di bawah ini akan dijelaskan tugas kepala sekolah menurut Permendikbud, tugas kepala sekolah sebagai manajer, supervisor, dan administrator.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tugas Kepala Sekolah Menurut Permendikbud<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini adalah tugas pokok kepala sekolah menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengembangkan dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan delapan standar nasional pendidikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Apabila terjadi kekurangan guru pada satuan pendidikan, kepala sekolah melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan agar proses belajar mengajar tetap berlangsung.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk kepala sekolah di Sekolah Indonesia Luar Negeri, selain tugas-tugas di atas juga harus bisa melaksanakan promosi kebudayaan Indonesia di negara tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tugas Kepala Sekolah sebagai Manajer<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tugas kepala sekolah sebagai manajer dapat dijelaskan sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bekerja dengan dan melalui orang lain, termasuk guru, staf, siswa, orang tua siswa, atasan kepala sekolah, dan pihak-pihak lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Bertanggung jawab dan mempertanggungjawabkan keberhasilan serta kegagalan bawahannya.<\/li>\n\n\n\n<li>Mampu menghadapi berbagai persoalan dan mengatur pemberian tugas secara tepat.<\/li>\n\n\n\n<li>Mampu memecahkan persoalan dengan solusi yang <em>feasible<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai juru penengah dalam lingkungan sekolah sebagai organisasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai politisi, artinya harus selalu berusaha meningkatkan tujuan organisasi dan membuat program menjadi lebih baik kedepannya.<\/li>\n\n\n\n<li>Kepala sekolah harus bisa mengambil keputusan-keputusan dan menyelesaikan persoalan di sekolah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tugas Kepala Sekolah sebagai Supervisor<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, tugas kepala sekolah sebagai supervisor sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membimbing para guru agar dapat memahami tujuan pendidikan pengajaran yang akan dicapai.<\/li>\n\n\n\n<li>Membimbing guru agar dapat memahami lebih jelas terkait persoalan dan kebutuhan murid.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyeleksi dan memberi tugas yang cocok untuk setiap guru sesuai dengan minat, kemampuan, dan bakat masing-masing.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberi penilaian terhadap prestasi kerja sekolah berdasarkan standar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tugas Kepala Sekolah sebagai Administrator<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, tugas kepala sekolah sebagai administrator digolongkan menjadi enam bidang, yang akan dijelaskan di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sebagai pengelola pengajaran, seperti pemimpin pendidikan, menyusun program sekolah, menyusun jadwal pelajaran, mengatur kegiatan penilaian, dan lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai pengelola kepegawaian, seperti urusan yang berhubungan dengan seleksi, pengangkatan kenaikan pangkat, cuti, perpindahan dan pemberhentian staf sekolah, dan lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai pengelola kemuridan, seperti perencanaan penyelenggaraan murid baru, pembagian murid atas tingkat-tingkat, perpindahan dan masuknya murid-murid, dan lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai pengelola gedung dan halaman yang mencangkup inventarisasi, pengaturan pemakaian, rehabilitasi, pengadaan, perencanaan, dan lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai pengelola keuangan, seperti urusan gaji guru dan staf sekolah, penyelenggara otorisasi sekolah, uang sekolah, uang alat-alat murid, dan lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, sebagai pengelola hubungan sekolah dan masyarakat, mulai dengan orang tua murid, antar sekolah, dan lembaga-lembaga sosial.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"template":"","class_list":["post-477","editorial","type-editorial","status-publish","hentry"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sdnpulogadung03.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/editorial\/477","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sdnpulogadung03.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/editorial"}],"about":[{"href":"https:\/\/sdnpulogadung03.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/editorial"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sdnpulogadung03.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=477"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}